Implementasi Neo-Vernakular melalui Filosofi Budaya Lokal Papua dalam Desain Interior Gedung Serbaguna di Manokwari

Authors

  • Juanne Rantetampang Universitas Kristen Petra
  • Sriti Mayang Sari Universitas Kristen Petra

DOI:

https://doi.org/10.9744/dimensiinterior.18.1.1-15

Keywords:

interior gedung mambruk, neo-vernakular, rumah kaki seribu, tari tumbu tanah.

Abstract

Manokwari sebagai ibu kota Papua Barat memiliki potensi strategis dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus merepresentasikan identitas lokal. Gedung Mambruk dirancang sebagai fasilitas serbaguna yang membutuhkan pendekatan interior kontekstual dan adaptif. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi perancangan interior Gedung Mambruk dengan pendekatan neo-vernakular untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya Papua Barat ke dalam ruang modern. Metode perancangan menggunakan design thinking melalui tahapan understand, observe, point of view, ideate, dan prototype. Hasil perancangan menunjukkan penerapan prinsip Rumah Kaki Seribu dan Tari Tumbu Tanah Suku Arfak melalui konfigurasi ruang terbuka dan organik, penggunaan material lokal, motif tradisional, serta bentuk lengkung yang merefleksikan keharmonisan dengan alam. Keberhasilan desain dievaluasi berdasarkan ketercapaian aspek fungsionalitas ruang, fleksibilitas penggunaan, efisiensi sirkulasi, dan konsistensi identitas visual neo-vernakular. Hasilnya memberikan kontribusi desain kontekstual, berkarakter, mendukung pelestarian budaya, dan pembangunan berkelanjutan di Papua Barat.

References

Azmy, N., Hapsoro, A. N. A., & Abdulhadi, R. H. W. (2022). Perancangan Baru Desain Interior Hotel Resor di Tanjung Lesung Dengan Pendekatan Desain Neo-Vernakular. eProceedings of Art & Design, 9(6), 3976-4003. Retrived March 9, 2025, from https://repository.telkomuniversity.ac.id/.

ANTARA News Papua Barat. (2023). Pemkab Manokwari Bangun Gedung Serbaguna Penghasil PAD. ANTARA News. Retrived March 12, 2025, from https://papuabarat.antaranews.com/berita/34965/pemkab-manokwari-bangun-gedung-serbaguna-penghasil-pad.

ANTARA News Papua Barat. (2024a). PUPR Manokwari Lanjutkan Pembangunan Gedung Mambruk. ANTARA News. Retrived March 12, 2025, from https://papuabarat.antaranews.com/berita/40224/pupr-manokwari-lanjutkan-pembangunan-gedung-mambruk.

ANTARA News Papua Barat. (2024b). PUPR Manokwari Selesaikan Pembangunan Tahap III Gedung Serbaguna Mambruk. ANTARA News. Retrived March 12, 2024. from https://papuabarat.antaranews.com/berita/56152/pupr-manokwari-selesaikan-pembangunan-tahap-iii-gedung-serbaguna-mambruk.

Farhan, F. A., & Arifin, M. (2024). Design Thinking Dalam Meningkatkan User Experience Pada Website Edukasi Gizi Anak. Jurnal Binary Digital - Technology, 7(2), 387-395. https://jurnal.kdi.or.id/index.php/bt/article/view/1824.

Farhan, M., & Avenzoar, A. (2024). Penerapan Arsitektur Neo Vernakular pada Selasar Sunaryo Art Space. Jurnal Arsitektur ARCADE: Vol, 8(2).

Frans, S. M., & Wardani, L. K. (2015). Makna Simbolik pada Banua Layuk Rumah Tradisional Mamasa, Sulawesi Barat. Jurnal Dimensi Interior, 13(1), 11–20. https://doi.org.10.9744/interior.13.1.11-20.

Goldra, G., & Prayogi, L. (2021). Konsep Arsitektur Neo Vernakular Pada Bandar Udara Soekarno Hatta dan Bandar Udara Juanda. Jurnal Linears, 4(1), 36–42. https://doi.org/10.26618/j-linears.v4i1.5190.

Pratiwi, P. Y., & Suchahyani, N. P. E. (2024). Implementation of Design Thinking Method and Usability Testing in The Design of A Scholarship Information System. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 21(2), 133-144. https://doi.org.10.23887/jptkundiksha.v21i2.81688.

Priyani, C., & Aulia, D. N. (2025). Medan Art Creative Center in Medan City With A Neo-Vernacular Approach. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 2(4),78-84. https://doi.org/10.62383/abstrak.v2i4.765.

Ramadhan, P., Wahyuni, S., & Putra, R. R. (2025). Metode Design Thinking dalam Design UI/UX Web Profile Maka Studio Berbasis Prototype. Jurnal Minfo Polgan, 14(2), 1541–1549. https://doi.org/10.33395/jmp.v14i2.15063.

Siregar, M. C. S., Wikantari, R., & Sir, M. M. (2023). Aspek Pembentuk Ruang Rumah Kaki Seribu Suku Arfak: Seturut Teori Genius Loci. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2023, 11(1), B 001-B 008. https://doi.org.10.32315/ti.11.b008.

MR, Safta. Pratama., & Firmansyah, A. (2023). Penerapan Konsep Keberlanjutan Pada Pelaku Industri MICE (Meeting, Incentives, Conference, & Exhibition) di Indonesia. Jurnalku, 3(4), 375-385

Nur Istiqomah, A. (2021). Pola Ruang Dalam Rumah Adat Kaki Seribu (Ibeiya) Di Kampung Demaisi Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Warami, H. (2009). Simbolisme Visual Rumah Tradisional Suku Arfak Manokwari Papua Barat. Universitas Papua.

Wardani, L. K. (2010). Fungsi, Makna dan Simbol (Sebuah Kajian Teoritik), dalam Seminar Jelajah Arsitektur Nusantara 101010, XIX-1 - XIX-10.

Wulandari, A., Ramawangsa, P. A., & Saputri, D. O. (2022). Perancangan Bengkulu Cultural Centre dengan pendekatan arsitektur neo-vernakular. Ruang: Jurnal Arsitektur, 16(2), 70-73. https://doi.org/10.22487/ruang.v16i2 September.34.

Downloads

Published

2026-02-18

Issue

Section

Articles